Saturday, 16 April 2011

There is always a truth

Rasa hati Erwin tak menentu, cepat-cepat ia taruh sendok dan garpu yang tengah ia pegang, karena ia tak mau wanita didepannya mengetahui bahwa dirinya mulai bergetar. matanya tak sanggup lagi fokus, rasanya ingin sekali ia bergegas lari dari restoran itu, sembunyi dibalik selimutnya sembari berkata pada dirinya sendiri "gawat-gawat-gawat..apa yang kamu lakukan winn??" tapi jelas itu tak bisa dilakukannya. sekarang semua telah terlanjur terlempar, tak bisa ia tarik kembali kalimat-kalimat yang telah lisannya tuturkan..secara sadar sepenuhnya, walau ia tetap takjub dengan keberaniannya menyatakan hal tersebut. hal yang telah lama ia pendam dalam hati....

--
Senja hari di cerahnya kota metropolitan berhiaskan lampu-lampu tinggi menara pencakar langit yang mulai dinyalakan. Erwin yang baru saja menyelasaikan setumpuk pekerjaan dikantornya nampak masih bersemangat untuk menghadapi separuh akhir hari ini. ya..dia amat bersemangat, karena siang tadi ia baru saja menerima pesan singkat dari seorang wanita kawan lamanya, yang telah lama ia kenal baik sejak SMA.

"oke, bolehlah kita bertemu nanti sore kebetulan aku juga berencana membeli buku kuliah di toko buku dekat kantormu itu..ketemu di restoran biasa aja ya? sip!"

dan selama itu pulalah ia menyimpan hati pada wanita tersebut.

langkahnya tertuntun mantap melintasi area pedestrian kota yang masih dipenuhi lalu lalang manusia. hingga sampailah ia kedepan pintu besar restoran yang -seperti biasa- terbuka otomatis. "fuhhhh...", sejenak ia menghela nafas selagi larak -irik mencari sosok kawannya.

"ahh..there she is..", ucapnya pada diri sendiri setelah melihat seorang wanita berjilbab anggun duduk menghadap jendela sembari membaca buku, ditemani bungkusan kosong sisa burger grill dan sebotol minuman ringan yang masih tersisa setengahnya. ia nampak telah agak lama menunggu ditempat itu.

"hai Ra, Assalamualaikum!", sapa Erwin halus menyapa Ira.
"ahh..Waalaikumsalam..win, dari mana aja? tumben lama..", jawab Ira
"iya sori nih, kerjaan banyak n si bos juga pulangnya telat, gak enak kan kalo aku pulang duluan..sori ya..", Erwin menjelaskan.
"Ah I see..busy time ya..ok deh gak papa..". balas Ira sambil tersenyum.

akhirnya suasanapun cair antara mereka berdua. Ira yang baru saja memborong buku-buku untuk bahan tesisnya menggeser bungkusan buku yang awalnya ditaruh dihadapannya. dan mempersilahkan Erwin untuk duduk di sebrang mejanya.

tak lama waktu berlalu, mereka terus membicarakan hal-hal seru yang mereka alami di hari itu. sampai satu titik bagian pembicaraan.

"eh..kemarin ak ngobrol ama Ranti via skype, dia nanya2 kabarmu tuh..pake nanya perkembangan segala..", Ira membuka perbincangan.
"perkembangan?", Erwin heran.
"ya..dia bilang perkembangan hubungan kita, biasa sih ak selalu di ceng-cengin ama kamu dari zaman sekolah dulu..ternyata masih ampe sekarang ya..", Ira berkata sambil tersenyum lebar.
"yap..selalu Ra, dan itu benar". refleks Erwin
"apa? maksudnya?", Ira meminta penjelasan
"ya..apa gosip-gosip dari dulu, orang-orang ngeceng-cengin dari dulu itu bukan tak bersebab Ra, tapi memang nyata, aku memang menyukaimu dari dulu. aku harus akui itu."

rasa hati Erwin tak menentu, cepat-cepat ia taruh sendok dan garpu yang tengah ia pegang, karena ia tak mau Ira yang ada dihadapannya mengetahui bahwa dirinya mulai bergetar. matanya tak sanggup lagi fokus, rasanya ingin sekali ia bergegas lari dari restoran itu, sembunyi dibalik selimutnya sembari berkata pada dirinya sendiri "gawat-gawat-gawat..apa yang kamu lakukan winn??" tapi jelas itu tak bisa dilakukannya. sekarang semua telah terlanjur terlempar, tak bisa ia tarik kembali kalimat-kalimat yang telah lisannya tuturkan..secara sadar sepenuhnya, walau ia tetap takjub dengan keberaniannya menyatakan hal tersebut. hal yang telah lama ia pendam dalam hati.

"aku memang suka ama kamu Ra, terserah dengan apapun tanggapanmu tentang perasaanku ini, tapi itu emang kenyataannya." , Erwin menambahkan
.
Ira terdiam, memutar-mutar sedotan di gelas softdrinknya.

"ya..tapi aku juga gak mau kita berubah status juga sih, nanti malah aku gak lagi bisa ketemu sosok Ira yang seperti sekarang."
"aku suka Ira yang seperti ini, apa adanya seperti sekarang".

Erwin terdiam, setengah tak percaya bahwa ia telah mencurahkan perasaan yang telah lama ia pendam. perasaannya saat ini campur aduk gak karuan; lega, gelisah, galau, senang..

sejenak keduanya terdiam. saat-saat yang begitu kaku.
hanya terdengar lantunan rekaman suara Carla bruni yang membawakan lagu dari alat pemutar musik restoran.

...Mais qui est-ce qui m'a dit que toujours tu m'aimais ? Je ne me souviens plus, c'était tard dans la nuit J'entends encore la voix, mais je ne vois plus les traits "Il vous aime, c'est secret, lui dites pas que je vous l'ai dit" Tu vois, quelqu'un m'a dit...

Ira menyadari, bahwa saat inilah saat tepat untuk ia angkat bicara. dengan penuh daya upaya ia berusaha mencari kata-kata baik dan intonasi yang tepat agar situasi ini terasa lebih cair. 

"hmmm...makasih win, makasih banyak kamu sudah suka sama aku", sambil mulai menegakkan pandangannya." tapi seperti apa yang kamu juga tau, akhir-akhir ini aku lagi dekat dengan seorang kakak kelasku di kampus dan aku gak bisa pungkiri bahwa hatiku masih cenderung ke kakak itu Win.."

walau berat hati Ira menyadari ia memang harus mengatakan hal itu. Ia rasa, berterus terang adalah hal terbaik yang saat ini harus ia lakukan.
"Aku rasa lebih baik kamu tau bagaimana perasaanku yang sebenarnya kan?".
"dan, sejujurnya aku akan lebih menghargai kalo kita bisa temenan baik seperti saat ini."
"sampai suatu hari nanti, kalo memang kita berjodoh..aku tak akan menutup hatiku untukmu".

Ira menyadari sepenuh hatinya. Erwin adalah pria yang amat baik, sosok yang nyaman dan santun, sahabatnya sejak lama. tak layak sama sekali ia terlalu cepat menutup hatinya rapat-rapat bagi sosok pria seperti Erwin. disisi lain, ia juga tak dapat membohongi dirinya sendiri. perasaannya saat ini cenderung menyukai sosok pria lain.tetapi, saat ini memang dirinya tidak sedang berada dalam ikatan pertunangan, dan Erwin sangatlah layak untuk diberikan kesempatan. 

"ya..aku mengerti Ra, aku pun sudah tau kedekatan hubunganmu dengan kakak itu, dan aku sungguh dapat menerimanya". Erwin berkata sambil tersenyum kecil.
"dan terimakasih untuk masih memberikanku kesempatan supaya masih bisa menjadi sahabatmu dan untuk kesempatan yang kamu berikan ini, memang kamu wanita yang bijak Ra..Insyaallah kita serahkan saja urusan ini pada yang Maha Mengatur, jika jodoh pasti hati kita akan dipersatukan, jika tidak, pastilah ada sosok lain yang lebih baik untuk kita berdua."

"sama-sama win, terimakasih untuk perasaanmu yang begitu tulus".

seketika keduanya tersenyum kembali, Erwin yang diliputi perasaan lega karena telah berhasil mengungkapkan perasaannya selama ini. Ira pun merasa senang karena ia berhasil berkata jujur pada sosok sahabat dekatnya yang ternyata mencintainya secara tulus.

Setelah pembicaraan itu selesai, mereka berusaha untuk kembali berprilaku seperti biasa. walau memang tak dapat dipungkiri bahwa pandangan mereka satu-sama-lain akan sedikit berubah terkait dengan perasaan keduanya. tapi keduanya percaya bahwa selalu ada hikmah yang baik dibalik kisah ini..dan kejujuran adalah hal terbaik yang telah mereka lakukan untuk menyikapi persoalan ini. Erwin jujur pada Ira tentang perasaannya, Irapun jujur tentang apa yang ia rasakan pada Erwin. 

tak ada yang kecewa dan tak ada yang mengecewakan. Erwin tetap punya kesempatan, Ira pun tetap berhak mempertimbangkan perasaannya.

It is no wrong to love somebody. but it can't be forced. 
Truth, although it sometimes really hard to say, but it always to be the best to do..

Indische-Tafel

Wanna taste a real parijs van java's taste and its atmosphere? just like several decade ago..alleen hier komen!

Indischetafel is simply <translated by google trans> means Indian-table..why indian? oh..jangan heran lha, dulu indonesia ini disebut sebagai Indische atau kalo di bahasa buku sejarah sih lebih terkenal dengan istilah Hindia. so that's mean..Meja-Hindia, mungkin karena restoran ini menyajikan makanan2 tempo doeloe, makanan indonesia khas zaman kolonial dulu..

sebenarnya udah lama aku ingin nyoba kesini, tapi karena budgetnya mepet..makanya g pernah jadi-jadi..untungnya ada seorang kawan yang mau berbaik hati mentraktir makan di restoran ini! Lucky-me! thanks bro!

restoran ini emang keren..masuk2 ke dalemnya, berasa di rumah jaman dulu yang megah..ditata rapi plus memang bangunannya asli bangunan peninggalan Belanda lengkap dengan kaca patri warna warni plus tegel bermotif antik.. I love this restaurant!


Interior Indischtafel - Oude en antique bgt kan?

makanannya gimana? hmmmm...makanan disini unik2, dengan nama yg agak sulit dibaca <n pastinya klo mau dibaca dengan uitspraak/pronounce yang bener itu agak2 susah> dengan harga bervariasi dari mulai belasan ribu untuk snoepen2 sebangsa sup sampe steak yg ratusan ribu..dengan porsi yang amat cukup bener2 bikin perut ngerasa pas -gak kenyang amat tp gak laper juga- juga disajikan kayak makanan2 yang ada di tv2..

untuk saat ini, aku berani pesen yg agak mahalan (mumpung ditraktir..hahaha)..aku pesen lidah saos kedjoe plus sepoci teh..seharga 47 rb + 12,5 rb..ini nih...

Lidah Saos Kedjoe en Thee

Penasaran? coba aja deh..lokasinya di jalan Sumatra, setelah rel kereta api, sisi kanan jalan, depan export station - sebelum sushi tei.

udah makan enak..ngobrol panjang di tempat yang nyaman ini. sebagai tutor kelas yang baik, gak lupa ngasi oleh2 gambar buat seluruh ade2 mahasiswa d3 kelas Metode Pengukuran.. ini nih..timbangan jadoel! coba dibuat diagram blok sistem pengukurannya ya...untuk dikumpul di pertemuan minggu dpn.. :))

Timbangan Jadoel

Snoepen..Snoepen..

Wednesday Afternoon, while waiting for the teaching time, so..I decided to accompany my seniors to escape from campus just for a while..

Bandung, famous by its culinary! so, sbagai orang Bandung, rasanya harus nyoba nih macem2 makanan yang ada apalagi pas dengan cuaca panas siang hari..enaknya kita mengudap-udap sesuatu. akhirnya seorang kakak kelasku berinisyatif: "kita ke Nanny's Pavillon yuks!" wah that's a great idea, karena aku sendiri belum pernah kesana..saatnya mencoba!

Nanny's Pavillon adanya di sekitaran jalan Riau Bandung, deket banget sama taman pramuka. tempatnya cozy dengan sajian pancake dan waffle as their expertise..baik yang manis lengkap dengan eskrimnya sampai yang asin bersayur.

saya memutuskan untuk membeli apricot pancake plus eskrim,


kakak-kakak ku itu masing-masing nyoba strawberry pancake dan potato waffle...ini dia potato wafflenya..


soal harga..masing2 menu ini punya harga yang hampir sama, rata2 20 ribuan per porsinya..gak mahal2 amat lha..n patut dicoba karena rasa enak deh..klo mau coba aja deh, kabarnya juga cafe ini gak cuma ada di jalan Riau, tp di setiabudi-bandung juga ada..juga di beberapa kota lainnya.

goede snoepen!

Wednesday, 30 March 2011

Happy with Physics,Just Feel it!


Physics, a mighty knowledge but unfortunately almost have been introduced as a complicated and unkindly subject, made the students feel worried and afraid to face it. physics is always known by its hazy face, complex formulas and confusing problem set. it's completely wrong! and trust me, physics is one of the most beautiful knowledge that ever learned in our life!. physics could turned an unsolved problem to be a solved-problem, physics made our life going better and better through telecommunication, transportation, electricity and all of technologies that have been made, and physics also help our body works!.

so why we always unwilling to find out more interesting facts about physics? about its relation to our daily activities? and also how it could make everything seems possible to do?

so...just one thing that we should doing now, feel it!

Tuesday, 29 March 2011

Kirim Dokumen Penting ke Tempat yang Jauh? ini tips nya,,

Pengalaman sebagai school-seeker dan scholarship-seeker membuat saya akhir-akhir ini terbiasa dengan urusan kirim-kiriman macem-macem dokumen. biasanya dokumen yang dikirim adalah dokumen-dokumen penting juga gak jarang yang harga proses pengurusan ato usaha ngedapetinnya juga lumayan mahal n gak gampang.

Translate-translate dokumen, apalagi beberapa dokumen yang jarang didapet terjemahannya secara langsung kayak ijazah SMA harus di terjemahin ke bahasa inggris oleh penerjemah tersumpah. ngejar skor minimum tes IELTS untuk menuhin requirement daftar univ, ngejar-ngejar dosen untuk minta surat rekomendasi, nguras otak untuk bikin motivation letter yang singkat, bagus n menarik plus keliling berburu tanda tangan se-labtek kampus demi keluarnya transkrip asli.

nah akhirnya, semua urusan dokumen udah beres. tahap terakhir yang sangat menentukan adalah saat-saat kirim dokumen. sayang kan klo dokumen-dokumen yang udah susah payah kita usahakan selama ini hilang or rusak begitu saja di perjalanan?. nah berikut ini ada beberapa tips yang gak bukan adalah tips warisan dari senior lab saya, Bang Ariandy Yoga:

1. Urutkan dokumen tersebut sesuai urutan yang diminta oleh pihak Admission Office (AO) atau organisasi penyelenggara beasiswa yang dituju. supaya si pemeriksa gak kesulitan meriksa aplikasi kita. dan demi mendapat email balasan dari AO nya dalam redaksi: "This e-mail is to confirm that the Admission Office has received all the required documents for your application in good order".
2.  Sebelum masuk amplop, masukkan seluruh dokumen tersebut kedalem map plastik yang bersleting/zipper berukuran sesuai dengan dokumen-dokumen yang akan kita kirim supaya dokumen terlindungi dari basahan dan risiko lainnya menghadapi berbagai kondisi dalam panjangnya perjalanan yang akan dia tempuh.
3. Masukkan dokumen-dokumen yang sudah di bungkus tadi dengan posisi halaman pertama menghadap ke sisi belakang amplop. hal ini supaya si dokumen dapat dibuka si penerima dengan posisi yang tepat, pas langsung dibuka dari halaman pertama! :-)
4. tutup amplop dan jangan lupa untuk merekatkan tutup amplop dengan solasi bening.
5. Bagian alamat tujuan dan alamat pengirim ditempel di muka amplop dengan posisi yang sesuai standar; alamat pengirim di pojok kiri atas (ditulis dengan font yang lebih kecil dibanding dengan alamat tujuan) dan alamat tujuan ditempel disisi kanan agak bawah sisi muka amplop.
6. Lakukan waterproof-ing dengan menempel solasi bening dengan rapi diatas kertas alamat tujuan dan alamat pengirim, agar tulisan alamat terlindung dari lembab ataupun air.
7. Dokumen siap dikirim. kirimlah dengan bantuan jasa pengiriman sesuai kebutuhan kita dan bergantung deadline yang kita kejar. lebih oke kalau kita pake jasa pos atau kurir yang dilengkapi fasilitas tracking paket yang kita kirim, so kita bisa tau paket kita udah jalan-jalan kemana aja dan posisinya sekarang ada dimana*.

*) jangan kaget kalo pas dicek, dokumen kamu malah diterima di ibukota negara or kota besar negara tujuan padahal alamat tujuan dokumen kamu itu di kota lainnya. karena biasanya status posisi dokumen yang dicantumkan di website si kurir itu berdasarkan daerah-daerah hantaran yang biasanya diidentifikasi dengan nama kota besar dimana ada pusat distribusi paket yang letaknya biasanya berdekatan bisa juga agak jauh dengan alamat tujuan (sesuai pengalaman pas ngirim dokumen ke Enschede, eh malah statusnya udh diterima oleh alamat tujuan di Amsterdam - FYI: jarak Amsterdam dengan Enschede tuh hampir Belanda ujung ke ujung- tapi nyatanya beberapa hari kmudian ada email konfirmasi bahwa dokumen telah diterima OA).

Yap begitulah, sedikit tips tentang cara-cara aman n apik ngirim dokumen penting ke dalam atau ke luar negeri. walau agak sedikit di proteksi berlebih, tapi gak ada salahnya kan? supaya dokumen penting yang kita kirim bisa diterima dalam keadaan baik sesuai dengan keadaannya saat mau dikirim. selain itu memperlihatkan niat baik dan kesungguhan kita kepada pihak penerima n mudah-mudahan bisa memberikan hasil sesuai dengan yang kita inginkan.

silakan dicoba..hehe

Saturday, 12 March 2011

Janganlah Bersedih.Insyaallah, Allah Selalu Bersama Kita..

Ketika Abubakar R.A merasa gelisah dalam persembunyiannya dari kejaran musuh di gua Tsur bersama Rasulullah SAW. Rasulullah SAW menenangkan dengan bersabda;

"La Takhaf Wa La Tahzan. Innallaha Ma’ana"

Janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih hati. Sesungguhnya Allah ada bersama kita

seketika Abubakar R.A kembali tenang hatinya,  sabda tersebut menjadi penyemangat baru baginya.
----

ketika dengar berita bahwa terjadi bencana yang dahsyat di jepang sana, dan aku tahu kalau lokasi bencana tersebut adalah kota tempat tinggalmu. Tak ada daya upaya yang bisa kulakukan kawan..ku hanya dapat berdoa banyak-banyak dan menyemangatimu dengan sabda Rasulullah SAW diatas,

"La Takhaf Wa La Tahzan. Innallaha Ma’ana"

Janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih hati. Sesungguhnya Allah ada bersama kita

Semoga kamu senantiasa dilimpahkan kesabaran dan keselamatan. aku yakin Allah SWT akan selalu bersamamu melewati masa-masa sulit ini.

semangat terus! bangkit!  belajar lagi! nge-lab lagi! pasti bisa!

"Sesungguhnya Allah bersama kita.."

Insyaallah

*Untuk sahabatku Riyan Achmad Budiman di Sendai-Jepang.

Thursday, 3 March 2011

Find the Bakery with Dutch Taste in Bandung!

Known as "Parijs van Java" or "Paris from Java", Bandung was a very beautiful and well-planed city in Indonesia during the Dutch colonial era. but, nowadays, everything is change..the city, the roads, the gardens..no more "paris" in this city, just ordinary Bandung. actually, there are several site, building and bakery which still survive and exist until today, make themselves to be a cultural heritage and evidence of past greatness.

one of the most favourite place which survive from the past-era  for me is the bakery. Bandung has several old and dutch-style bakery in town which still preserve its original recipes and also the presentation style.

1. Rasa Bakery and Cafe
located on jalan Tamblong, this cafe is well-recognized by its homemade ice cream, bread and pastry. we could find so many kind of  dutch-style cake, such as poffertjes and margijpn with uniquely taste and shape. this cafe was renovated several decade ago, because of that the building no longer seems a dutch style art deco..but don't worry about the building shape because the interior of entire cafe still make us feel comfort, with warm and friendly atmosphere complete with several paris-style painting. so...just come in!

Rasa Bakery and Cafe

Margijpn (IDR 5500), Ice Cream (IDR 7000) and Poffertjes (IDR 20000)

Poffertjes with ice cream (IDR 20000)


2. Sumber Hidangan
in the heart of this city, jalan Braga was the most famous street in the city during the Dutch colonial era. recognized by its shops, bakery and also cafe, jalan Braga was an exclusive shopping point for the dutch and Indonesian noble family. located in this strategic and historical street, Sumber Hidangan, known by name "het snoephuis" in the ancient time,still maintain its bakery style which old and unique..sell many kind of bread, pastry and also homemade ice cream.

Sumber Hidangan

the cakes
feel hungry after read the information above? just come and try it! Only in Bandung, Parijs Van Java...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons