Showing posts with label Do - Tips. Show all posts
Showing posts with label Do - Tips. Show all posts

Monday, 28 May 2012

Mau VISA Schengen dari UK?

traveling to Europe is so tempting isn't it? indeed..this continent has its own iniquities, famous as the most modern continent where the civilization started also rich of heritages.. Eropa memang begitu menggoda untuk di kunjungi, apalagi sekarang visa masuk eropa bisa cuma satu untuk banyak negara...wah makin asik tuh! mau jalan rally dr Perancis-Belanda-Jerman sampe ke utara Norwegia cukup satu visa; mau mulai dari Italia, Ceko, Swiss and Spanyol cukup satu visa..itulah saktinya visa Schengen!

but Schengen visa is also have one limitation, it cannot be used in UK! bgitu juga sebaliknya, visa UK gak bisa dipake untuk masuk negara-negara Schengen. Lah terus gimana donk kalo kita belajar di UK trus ingin banget ke Eropa daratan? or sebaliknya.. sayang kan udah tinggal nyebrang laut aja..jawabannya cuma satu:

BIKIN VISA! 

Gimana sih caranya?
ngurus visa schengen while you're live in UK

Europe, who can resist to travel here?

sebagai WNI yang baik, tentulah kita akan mendapat suatu privilege yang gak bisa dimiliki oleh warga negara lain, yaitu pengalaman berharga untuk mengurus visa untuk mengunjungi sebagian besar negara asing di seluruh penjuru bumi ini (kecuali kawasan ASEAN, Hong Kong dan Maroko kalo gak salah). Pengalaman berharga yang penuh tantangan dan trik..hahaha, nah lantas gimana sih kalo mau bikin visa schengen ketika kita tinggal di UK?

1. Tentukan mau pergi kemana aja
tahap perencanaan ini adalah tahap yang menentukan ketika kamu mau apply visa schengen karena ini menjadi patokan yang baik untuk menentukan kita akan apply visa schengen ke kedutaan negara apa. Lantas bagaimana baiknya milih kedutaan yang bakal kita jadikan tempat apply visa? ada dua kriteria; pertama, apply lah di kedutaan negara yang akan dikunjungi paling lama dari seluruh rencana perjalananmu. kedua, apply di kedutaan negara yang pertama kali dimasuki. so, akan lebih baik kalau negara yang pertama dimasuki itu sekaligus negara tempat dimana kamu akan stay paling lama jadi gak usah bingung untuk milih kedutaan mana yang akan dijadikan tempat apply visa.

2. bikin itinerary yang rapih dan meyakinkan
standar aplikasi visa itu kita harus melampirkan itinerary rencana perjalanan kita slama di eropa, berikut ke negara mana saja, berapa lama, dan akan menginap di mana slama perjalanan tersebut. highly recommended buat di tabel excel yang ringkas dan rapi.

3. pilih tipe Visa
mau tipe visa apa yang kamu apply? family/friend visit atau turis? itu terserah sih..kalau punya kerabat atau kawan yang emg domisilinya di eropa kamu bisa coba apply tipe visa ini. But please bear in mind ya, kalau apply visa tipe ini biasanya si pihak teman/keluarga yang akan kita kunjungi akan dianggap sebagai pihak sponsor, kita membutuhkan surat undangan dari dia -yang biasanya harus di lampirkan ketika meng-apply- juga tak menutup kemungkinan statement lainnya, seperti copy visa/resident permit yang bersangkutan bahkan ada juga yang butuh di legalisir di balai kota. so, shortly, kalau gak mau ngerepotin pihak yang kita datengin (karena udah pasti kita nanti jg bakal ngerepotin mereka pas tiba disana) lebih baik pake visa turis saja, lebih praktis dan sama aja fungsinya.

4.booking-booking tiket dan akomodasi
book your ticket in advance is a must! mau pake mobil, psawat or kapal feri kita harus melampirkan tiket kita saat mendaftar visa. booking tiket langsung untuk pergi dan pulangnya..selain itu makin jauh hari kita book tiket tersebut, makin murah harganya.
untuk akomodasi, walau kita mau tinggal numpang di rumah keluarga atau temen ya...lebih baik booking aja hotel or penginapan manapun di kota tujuan, pilih hotel yang free cancelation fee, jadi book hotel selama length of stay yang kita mau, setelah kamu dapet konfirmasi bookingnya n visanya udh jadi..just simply..cancel it! bisa cari hotel-hotel yang free cancelation fee-nya di booking.com

5.Asuransi Perjalanan (Travel Insurance)
yang ini, mau gak mau kudu di beli. pilih travel insurance yang bisa di beli online, so gak usah repot-repot (and actually almost all of them can be bought by online). Teliti jumlah coverage minimal yang disyaratkan masing-masing negara (biasanya beda-beda), dan waktu rentang coveragenya minimal selama jadwal kunjungan kita selama di eropa but lebih bagus kalau langsung beli asuransi yang setahun, cheaper and saver so if you wanna go to europe again you don't need to buy the new one.
Travel insurance paling banyak orang-orang pakainya yang Post Office punya, tapi sebenarnya banyak kok perusahaan asuransi lainnya.

6. Bank Statement
walau kesannya gak sopan, tapi pihak kedutaan yang akan mengeluarkan visa berhak tau berapa jumlah tabungan kita. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan si calon traveler untuk membiayai perjalanannya selama di negara tersebut sesuai dengan standar biaya hidup disana, supaya nantinya gak jadi gelandangan gitu..minta bank statement dari  bank dimana kamu nabung, bisa minta kirim via pos atau print sendiri lantas di legalisir oleh pihak bank. gampang kok.
jumlahnya? biasanya si negara tujuan punya standar biaya per hari yang harus kita miliki; misalnya 30EUR per hari untuk Belanda; jadi kalau apply di kedutaan Belanda dengan itinerary slama 10 hari ya minimal di tabungan ada 30 x 10 = 300 EUR. but remember! ini minimal, bukan brarti jumlah tabungan kita harus pas dengan angka itu, kalau bener2 pas-pasan si officer juga bisa berpikir gimana caranya orang ini survive sekembalinya dari liburan wong uangnya pas-pasan banget.

7. Pas Foto
sediakan pas foto standar visa, bisa dari persediaan yang lalu2 atau foto aja di foto booth biasanya 5GBP skali foto dapet 4. latar belakang putih n jangan sambil pose macem2 n muka jelas terlihat.

8. Apply online dan pilih hari appointment yang cocok
isi smua formulir di website onlinenya, dan pilih waktu cocok appointment untuk memasukan dokumen ke kedutaan ato application center yang disediakan. jangan lupa print form online yang udh diisi, dan sediakan satu hari yang kosong untuk memasukan aplikasi ini, karena kita gak bisa jamin spanjang apa antriannya besides application center biasanya terpusat di beberapa kota, biasanya untuk wilayah selatan semuanya di London, dan untuk yang utara di Edinburgh.

9. Bayar dan tunggu
jangan bawa uang pas-pasan dalam dompet or kartu debitmu, karena umumnya biaya visa itu 50GBP belum termasuk service charge yang umumnya bisa more than 20 GBP ditambah jika domisilimu diluar London atau Edinburgh, paspor dan visa yang selesai diproses bisa di kirim via post dan tentunya ada biaya tambahan lagi untuk pengirimannya.
setelah itu tunggu deh...

intinya, selama gak ada persyaratan yang kurang kayaknya gak ada alesan buat mereka untuk nolak n gak ngasi visa ke kita..logikanya gak mungkin mereka nolak tamu sementara gembar-gembor promosi pariwisata.

 where do you like to go to?

TIPS tips
1. harus punya rekening bank UK, kalau yang biasa hidup dari kartu kredit or kartu bank international yang basisnya di negara lain, segera pindahkan sebagian dananya ke bank UK, karena mereka umumnya hanya menerima statement bank UK.

2. tick visa multiple dan length of stay yang paling lama ketika mendaftar, walau akhirnya keputusan ada di tangan mereka, but lumayan kan kalo dapat jangka waktu lama dan multiple, jadi untuk liburan berikutnya kita gak perlu apply visa lagi.

3. highly recommended untuk book accommodation di booking.com; praktis dan banyak free cancelation..jadi setelah dapet visa langsung cancel aja; but inget2 batas free cancelationnya kapan, n gak smua hotel di booking.com itu free cancelation..so don't forget to double-check!

4. itinerary sih gak perlu yang nyata jg gpp, misalnya kamu niat ngunjungi 8 negara sekaligus slama 20 hari, repot kan kalo harus booking beda2 n ngasi buktinya skaligus, bikin aja itinerary bayangan misal untuk 3 atau 4 negara saja; toh nantinya gak ngaruh kok klo sudah dapet. seperti kmaren saya daftar dengan itinerary Belanda-Belgia-Jerman; namun nyatanya saya pergi juga ke Denmark, Swedia dan Norwegia..tapi inget harus masuk akal ya, tempat masuk dan keluar harus konsisten; jangan sampe itinerarynya masuk di Belanda tapi tiket masuknya di Perancis, or pulangnya dari Jerman tapi tiketnya dari Ceko. Walau setelah dapet visa sih bebas-bebas aja mau pindah jadwal or tujuan jg sih, tergantung keuangan yang kamu punya.

5. biasanya bukti booking tuh harus nyantumin detil kartu kita, kalo gak otomatis menunjukan detil itu, kamu bisa tambah di itinerarynya detil kartu yang dipakai untuk booking hotel or tiket tsb; jangan lupa! jangan cantumkan seluruh nomor kartu, cukup XXXX XXXX XXXX 0000 (empat digit trakhir saja), dan bulan/tahun expirenya.

6. beruntunglah skarang Indonesia sudah masuk ke daftar negara Annex dua, jadi proses visa schengen kita bisa selesai pengurusannya setelah 5 hari kerja or tepat seminggu stelah kita submit.

sip dah..selamet nyoba, mudah2an sama sama dapet yang multiple and 6 bulan minimal ya!




Wednesday, 17 August 2011

Mau Perpanjang Paspor Sebelum Waktunya?

Keterima sekolah di luar negeri? dan pihak sekolah meminta paspor yang masih berlaku setaun kedepan harus segera diperpanjang berhubung persoalan visa, resident permit dsb? gak masalah..caranya gampang kok..

Standarnya, paspor baru bisa diperpanjang pada hari H-6 bulan dari waktu expired berlakunya. semisal, tanggal habis berlakunya paspor adalah pada tanggal 20 mei 2012, nah paspor itu baru bisa diurus perpanjangannya pada tanggal 20 november 2011 alias 6 bulan sebelumnya. nah, gak jarang ketika seseorang diterima untuk meneruskan masa studi di luar negeri, si sekolah akan meminta orang tersebut memiliki paspor yang masih akan berlaku minimal setahun setelah hari pertama masa kuliahnya.

"Please bear in mind that, if you are accepted to a *** Master's program, you will need a passport that is valid at least until October 2012 (due to the requirements for the visa application and residence permit)."

Contoh diatas adalah contoh pemberitahuan dari salah satu sekolah di Eropa yang memulai program kuliahnya pada oktober 2011, sedangkan paspor akan habis berlaku pada bulan Mei 2012. Jika menginginkan cara normal, papor habis mei baru bisa di perpanjang pada november, sedangkan november diperkirakan kuliah sudah dimulai. so mau gak mau, paspor harus diperpanjang sebelum waktunya. pertanyaan besar muncul: "bisa gak ya? ribet gak ya?"


Ohh,,tentu tidak.., aku baru saja mencobanya. segala prosesnya berjalan lancar, dan normal, tidak dipersulit n gak ribet sama sekali..alhamdulillah..gimana caranya? caranya sama dengan proses permohonan baru atau perpanjangan paspor. hanya bedanya terletak pada penyertaan surat keterangan saja. maybe I should write it by a good sequences..


1. Pengambilan formulir

Seperti biasanya, proses pertama pembuatan paspor adalah pengambilan formulir. formulir bisa diambil kapanpun (tentu selama kantor imigrasinya buka), formulir diberikan secara cuma-cuma (tapi map dan sampulnya bayar 10 ribu rupiah). Setelah dapat formulir, silakan diisi dengan lengkap dan teliti.


2. Penyerahan formulir dan kelengkapannya

Setelah formulir diisi lengkap dan dilengkapi dengan lampiran berbagai surat keterangan seperti fotokopian akte kelahiran/ijazah, KK dan kelengkapan standar lainnya, jangan lupa lampirkan fotokopoi letter of acceptance atau email penerimaan resmi dari universitas plus surat pernyataan berisikan permohonan perpanjangan paspor sebelum waktunya yang dilengkapi materai 6000 rupiah. and bravo! cuma itu bedanya..proses lainnya sama dengan proses permohonan paspor baru yang normal. setelah formulir dan segala kelengkapannya diserahkan pada petugas imigrasi (dan setelah di cek gak ada kekurangan), maka petugas akan memberikan tanda terima yang didalamnya tercantum tanggal kapan kita harus kembali ke kantor imigrasi untuk melakukan pembayaran,wawancara dan pengambilan foto. Pengembalian formulir ini hanya dapat dilakukan di pagi hari dari jam 08.00 hingga sekitar jam 11.45, jangan lupa ambil no antrian di pintu masuk.


3.Pembayaran, Pengambilan Foto + Sidik Jari dan Wawancara

Hari ketiga ini harus dimulai lebih cepat. Seperti biasa, kantor imigrasi telah penuh sesak oleh banyak orang. Saya tiba hanya 15 menit setelah loket dibuka, dan surprise bahwa saya dapat nomor antrian ke 268, ya 268..sedangkan antrian yang dipanggil ketika itu baru 001. ok...it's gonna be a long day! (untung aja udah bawa buku sejarah yang siap dilalap sambil menunggu antrian). Setelah melalap beberapa puluh halaman buku, akhirnya dipanggil juga (surprisingly waktu yang saya habiskan hanya sekitar 2 jam) dan sayapun harus melakukan pembayaran di loket pembayaran. 
Biaya pembuatan paspor 48 halaman adalah Rp.255.000,-, setelah bayar, kita akan menerima kwitansi dan form antrian kembali. Kembali mengantri sekitar setengah jam menunggu giliran foto, pengambilan sidik jari dan wawancara. 

ketika di foto, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, misalnya pakaian kita hendaklah berkerah dan rapi. Foto diambil langsung di tempat, dengan komputer so ga perlu bawa pas foto. Setelah foto dilanjut dengan pengambilan sidik jari (kesepuluh sidik jari), pengambilan sidik jari juga dilakukan dengan scaner yang telah disediakan petugas imigrasi. Selesai ambil foto dan sidik jari, ngantri lagi deh untuk wawancara. Apa aja sih yang bakal ditanya? jangan khawatir..wawancara paspor gak seperti wawancara kerja or beasiswa kok..so gak usah ngapalin macem2, biasanya tahap ini lebih cenderung ke proses pengecekan kembali data2 yang kita yang sudah diinput petugas untuk di cetak juga patugas biasanya bertanya "mau kemana?" "bikin paspor buat tujuan apa?" dan semacamnya..jawab saja sesuai niatan kita buat paspor, untuk sekolah, untuk liburan atau umrah (asal jangan bilang "iseng aja kok pak"). Setelah wawancara biasanya kita diminta untuk menandatangani paspor baru yang akan dicetak, dan kita akan diberikan surat keterangan telah menyelasaikan proses wawancara beserta tanggal pengambilan paspor. Dan proses pun berakhir.

4. Pengambilan Paspor Baru.

Pengambilan paspor dilakukan biasanya selang 3 hari dari hari wawancara. Paspor diambil pada jam diatas jam 13 siang hari. Prosesnya mudah, tinggal berikan tanda pengambilan yang kita dapat waktu wawancara kepada petugas loket pengambilan paspor, lalu tunggu panggilan.
Ketika ambil paspor, paspor lama kita bisa diminta kembali kok (apalagi klo di paspor lama kita udh tertera visa-visa sakti seperti dr UK ama USA yang biasanya memudahkan proses perolehan visa-visa kedepannya jika kita sudah pernah dapat visa dari negara tersebut yang terkenal ketat dan ga mudah dapatnya)..syaratnya cuma bilang aja, n fotokopi paspor lama beserta semua halaman yang terdapat cap imigrasi ataupun visa yang pernah diperoleh plus fotokopi paspor baru kita. sudah deh..selesai..dapet paspor barunya..


so, kesimpulannya adalah jangan khawatir jika kita hendak memperpanjang paspor sebelum waktunya dengan alasan syar'i sperti permintaan dr sekolah yang dituju. Karena prosesnya sama saja dengan ketika mengajukan paspor baru..hanya bedanya pada awal proses pengembalian formulir yang harus menyertakan surat permohonan dan lampiran salinan surat resmi permintaan dari pihak sekolah. Mudah dan tidak dipersulit.


Tips..

Datanglah sepagi mungkin ke kantor imigrasi pada saat pengembalian formulir dan hendak wawancara. Telat sedikit bisa kelempar ratusan nomer antrian.


Aturlah agar hari wawancara pas dengan hari kosong kita. Karena proses antrinya yg unpredictable..jangan sampe kita terburu2 karena ada janji or jadwal lain. Biasanya jarak pengembalian form dengan jadwal wawancara adalah 3 hari, jika jumat kita kembalikan form maka wawancara akan dilaksanakan hari rabu. jika senin maka kamis.


Bawa buku bacaan yang menarik atau uruslah paspor bersama teman. So, kita gak akan bosen nunggu.


proses 1 dan 2 bisa disingkat dengan cara..ambil formulir dengan terlebih dahulu mempersiapkan segala persyaratan dokumennya. Jadi ketika ambil formulir- langsung isi- langsung kembalikan pada hari yang sama..menghemat waktu beberapa hari kan..



Thursday, 28 July 2011

Harus Pernah! Walau Sekali

Sejak lahir, aku tinggal di Bandung. Yah..semua orang tau lha Bandung, kota yang hari ini terkenal dengan berbagai pusat wisata belanja dan kuliner. Nyari makanan jenis apapun gak susah disini, dari yang kelas kaki lima sampe restoran mewah yang menyajikan berbagai makanan menggunggah selera plus suguhan pemandangan city light yang begitu indah.

But, dari banyak tempat yang ada..ratusan restoran yang menyajikan makanan juga ribuan cafe yang enak dijadikan tempat nongkrong..apa pernah dicobain?? gak jarang loh justru orang lokal ketinggalan update info tempat makan dibanding dengan orang-orang luar kota..jangan sampe dikomentarin, "masa orang bandung blum pernah ke baso lela?" atau "masa jalan-jalan ke Singapur gak mampir ke Merlion (g nyambung)."misalnya.

Nah, walaupun gak begitu ngaruh..tp menurutku penting juga tuh pengalaman nyoba tempat-tempat asik disekitaran kita yang penting halal..so jadi inget kata-kata nenekku dulu.."yang penting kita pernah nyobain, biar cuma sekali..anggap aja untuk pengetahuan."
gak pede, gak ada waktu n MAHAAAALLL...itu biasanya yang slalu jadi alesan utama kita untuk nyoba-nyoba tempat legendaris di sekitaran, baik dkampung sendiri ataupun pas lagi jalan-jalan di luar kota.

nah..ada beberapa tips sih yang biasa dilakuin untuk nyoba-nyoba tempat asik kyk gitu, baik brg temen atau keluarga..nih caranya..

Gak perlu makan
Banyak banget restoran elite yang terkenal dan identik dengan berbagai kota atau tempat disekitaran kita, misal Sierra di daerah Dago Atas Bandung atau cafe Batavia di daerah Kota Tua Jakarta.Ok..memang makanannya mahal,,tp inget, pergi ke restoran itu gak wajib buat makan! apalagi ke cafe doank..cukup beli minum aja kita gak akan diusir..so demi pengalaman boleh lha gaya-gaya ketemuan di cafe or resto elite biarpun cuma minum, lbh murah kan?.

Seperti pengalamanku beberapa bulan lalu, rame-rame kumpul ama temen-temen sma nyoba resto baru yg cukup mewah di daerah sersan bajuri - Bandung..kami cuma pesen dua pizza kecil yang dimakan rame-rame plus minum. Kenyang gak? jelas nggak..because of that, sesudah selesai dari sana kami makan lagi di rumah makan yang pastinya lebih ramah sama kantong. Pengalaman dapet..perut tetep kenyang.


Biar g mampu beli makan, tapi tetep jaga gengsi.
Masuk ke tempat elite, ya konsekuensi harus bisa beradaptasi..just pretend bahwa kita emg gak laper n cuma niat mau minum segelas lemon tea sambil baca buku. Tetep cool..jangan nanya yang aneh-aneh kayak pengalaman temenku ketika makan di cafe mewah daerah jakarta ini;


..masuk ke cafe yang terkenal mahal ini, spontan kami semua terbelalak dengan harga makanannya yang spektakuler, ya for example minum lemon tea segelas aja 25rb, sontak lha kaget. ehhh..udah kaget gitu, ada salah satu temen yang malah nanya-nanya ke pelayannya.."mas ini coklat panas pake cangkir?, cangkirnya gede apa kecil? sebesar apa? segini? (sambil menunjukkan jari-jari tangannya ngebentuk ukuran tertentu)" ditambah lagi nanya menu lainnya.."kalau soto ayam ini segimana? mangkoknya sebesar apa?"..ok..kacau semua jadinya, aku dan temen lainnya yang udah jaim dari awal juga harus nanggung malu karena diketawain ama mas-mas pelayannya..ketauan lha gak punya duitnya...


Jangan lupa foto-foto
yap..inilah tips pamungkas. foto! jangan sampe usaha jaim nahan laper n ngeluarin duit ekstra di kantong hanya untuk segelas teh hilang gitu aja tanpa kenangan. Ambil foto, slama gak ganggu orang lain itu gak masalah..justru bagus lagian..numpang eksis, asal jangan posenya malu-maluin aja.

ok deh..gitu aja.

Tuesday, 29 March 2011

Kirim Dokumen Penting ke Tempat yang Jauh? ini tips nya,,

Pengalaman sebagai school-seeker dan scholarship-seeker membuat saya akhir-akhir ini terbiasa dengan urusan kirim-kiriman macem-macem dokumen. biasanya dokumen yang dikirim adalah dokumen-dokumen penting juga gak jarang yang harga proses pengurusan ato usaha ngedapetinnya juga lumayan mahal n gak gampang.

Translate-translate dokumen, apalagi beberapa dokumen yang jarang didapet terjemahannya secara langsung kayak ijazah SMA harus di terjemahin ke bahasa inggris oleh penerjemah tersumpah. ngejar skor minimum tes IELTS untuk menuhin requirement daftar univ, ngejar-ngejar dosen untuk minta surat rekomendasi, nguras otak untuk bikin motivation letter yang singkat, bagus n menarik plus keliling berburu tanda tangan se-labtek kampus demi keluarnya transkrip asli.

nah akhirnya, semua urusan dokumen udah beres. tahap terakhir yang sangat menentukan adalah saat-saat kirim dokumen. sayang kan klo dokumen-dokumen yang udah susah payah kita usahakan selama ini hilang or rusak begitu saja di perjalanan?. nah berikut ini ada beberapa tips yang gak bukan adalah tips warisan dari senior lab saya, Bang Ariandy Yoga:

1. Urutkan dokumen tersebut sesuai urutan yang diminta oleh pihak Admission Office (AO) atau organisasi penyelenggara beasiswa yang dituju. supaya si pemeriksa gak kesulitan meriksa aplikasi kita. dan demi mendapat email balasan dari AO nya dalam redaksi: "This e-mail is to confirm that the Admission Office has received all the required documents for your application in good order".
2.  Sebelum masuk amplop, masukkan seluruh dokumen tersebut kedalem map plastik yang bersleting/zipper berukuran sesuai dengan dokumen-dokumen yang akan kita kirim supaya dokumen terlindungi dari basahan dan risiko lainnya menghadapi berbagai kondisi dalam panjangnya perjalanan yang akan dia tempuh.
3. Masukkan dokumen-dokumen yang sudah di bungkus tadi dengan posisi halaman pertama menghadap ke sisi belakang amplop. hal ini supaya si dokumen dapat dibuka si penerima dengan posisi yang tepat, pas langsung dibuka dari halaman pertama! :-)
4. tutup amplop dan jangan lupa untuk merekatkan tutup amplop dengan solasi bening.
5. Bagian alamat tujuan dan alamat pengirim ditempel di muka amplop dengan posisi yang sesuai standar; alamat pengirim di pojok kiri atas (ditulis dengan font yang lebih kecil dibanding dengan alamat tujuan) dan alamat tujuan ditempel disisi kanan agak bawah sisi muka amplop.
6. Lakukan waterproof-ing dengan menempel solasi bening dengan rapi diatas kertas alamat tujuan dan alamat pengirim, agar tulisan alamat terlindung dari lembab ataupun air.
7. Dokumen siap dikirim. kirimlah dengan bantuan jasa pengiriman sesuai kebutuhan kita dan bergantung deadline yang kita kejar. lebih oke kalau kita pake jasa pos atau kurir yang dilengkapi fasilitas tracking paket yang kita kirim, so kita bisa tau paket kita udah jalan-jalan kemana aja dan posisinya sekarang ada dimana*.

*) jangan kaget kalo pas dicek, dokumen kamu malah diterima di ibukota negara or kota besar negara tujuan padahal alamat tujuan dokumen kamu itu di kota lainnya. karena biasanya status posisi dokumen yang dicantumkan di website si kurir itu berdasarkan daerah-daerah hantaran yang biasanya diidentifikasi dengan nama kota besar dimana ada pusat distribusi paket yang letaknya biasanya berdekatan bisa juga agak jauh dengan alamat tujuan (sesuai pengalaman pas ngirim dokumen ke Enschede, eh malah statusnya udh diterima oleh alamat tujuan di Amsterdam - FYI: jarak Amsterdam dengan Enschede tuh hampir Belanda ujung ke ujung- tapi nyatanya beberapa hari kmudian ada email konfirmasi bahwa dokumen telah diterima OA).

Yap begitulah, sedikit tips tentang cara-cara aman n apik ngirim dokumen penting ke dalam atau ke luar negeri. walau agak sedikit di proteksi berlebih, tapi gak ada salahnya kan? supaya dokumen penting yang kita kirim bisa diterima dalam keadaan baik sesuai dengan keadaannya saat mau dikirim. selain itu memperlihatkan niat baik dan kesungguhan kita kepada pihak penerima n mudah-mudahan bisa memberikan hasil sesuai dengan yang kita inginkan.

silakan dicoba..hehe

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons