Showing posts with label Think - Learn from Experience. Show all posts
Showing posts with label Think - Learn from Experience. Show all posts

Saturday, 5 February 2011

Lakukanlah Apa yang Kita Suka

"Janganlah pernah melakukan hal tidak kalian sukai", itulah pesan yang paling aku ingat ketika pada suatu kesempatan aku menerima kunjungan dari serombongan mahasiswa teknik fisika universitas sahabat yang berkunjung ke TF. rombongan itu dipimpin oleh dua orang dosen yang salah satunya adalah juga alumni dari TF ITB sendiri. beliau berpesan pada para mahasiswa di rombongannya, "saya selalu berpesan pada kalian, jangan pernah melakukan hal yang tidak kalian sukai, dan karena saya beranggapan kalian yang ingin mengikuti kegiatan ekskursi ini, berarti saya yakin kalian senang mengikuti kegiatan ini dan gunakan kesempatan ini sebaik mungkin."

Dilain pihak, dalam waktu bersamaan, sebagai fresh graduate yang baru saja meninggalkan dunia pendidikan tinggi secara formal, kami tersebar kemana-mana untuk memilih jalan masing-masing. bekerja pada sebuah perusahaan multinasional bergengsi atau  perusahaan BUMN yang lebih terjamin, meraup pengalaman menantang di perusahaan-perusahaan menengah, konsultan ataupun menceburkan diri di dunia baru yang bernama "perbankan" bisa juga memilih untuk kembali menuntut ilmu lebih tinggi dan mengejar cita-cita yang lebih besar di masa depan. semuanya demi satu hal, mengejar kebahagiaan.
Walau dlm hitungan beberapa bulan saja,banyak kabar dan cerita yang mewarnai kisah kami dalam mengejar mimpi pasca lulus. si A yang berpindah kerja demi mencari tempat dan penghasilan yang mungkin lebih baik, si B yang bergaji valuta asing dan skali datang kekampus menraktir serombongan, si Y yang merintis usaha sendiri, si X yang ingin mendadak ingin sekolah karena tidak nyaman dengan pekerjaannya yang bersinggungan dengan hal-hal "basah", hingga  yang masih betah berkecimpung mengurus akademik di kmpus.semua mengejar kebahagiaannya masing-masing, dengan caranya sendiri-sendiri.

Kebahagiaan itu dicari setiap harinya. dari kota hingga plosok, dari kampus hingga ruangan berAC di atas gedung tinggi kawasan bisnis ibu kota yang hiruk pikuk, dengan status terjamin ataupun tak pasti. diyakini akan hadir lewat lingkungan, karya ataupun materi, kebahagiaan akan terus dicari. diraih dengan susah payah, senang hati, sulit ataupun mudah. dicapai dengan penuh idealisme ataupun penuh kompromi. yang penting..
"janganlah pernah kalian melakukan hal yang tidak kalian sukai."

Sebuah pesan singkat yang luarbiasa. terdengar begitu sederhana namun berarti begitu besar. bagiku, hidup adalah kesempatan yang begitu besar, datangnya hanya sekali yang mungkin berlangsung dalam waktu yang relatif singkat. dan tentunya harus dinikmati dan diisi dengan segala hal yang kita sukai, karena kebahagiaan itu adanya dalam hati kita, jika senang hati maka kita akan bahagia bagaimanapun dan dimanapun.

Sunday, 16 January 2011

Bahagia di dunia dan berakhir di SurgaNya..

Mamaku slalu bilang, kita hidup itu untuk mencari kebahagiaan dunia dan juga meraih surga di akhirat. sebuah konsep simpel namun mendalam yang dapat diartikan dalam banyak turunannya untuk memperjelas kemana kaki ini hendak kita langkahkan dalam hidup ini. dari konsep itu jelas bahwa surga itu dapat diraih dengan jalan yang penuh kebahagian, tidak selalu identik dengan kesulitan, penderitaan dan kesusahan untuk mencapainya.

satu konsep sederhana adalah, kita diciptakan untuk beribadah pada Allah, ibadah dalam bentuk apa? shalat? puasa? brarti kita harus shalat dan puasa terus menerus donk?, menariknya, islam mengajarkan bahwa ibadah itu dapat hadir dalam berbagai bentuk, tak melulu soal ritual kita terhadap Allah tetapi juga segala aktivitas yang kita lakukan sehari2, dari mulai menolong sesama hingga sekadar menutup keran wastafel yang lupa dimatikan. segala yang kita lakukan dapat bernilai ibadah, asalkan tidak melanggar aturan, dilakukan dengan baik, juga dilandaskan niat lurus beserta keikhlasan hati. selain itu, islam juga mengajarkan keseimbangan. kita diharuskan dapat menyeimbangkan diri dalam beribadah ritual kepada Tuhan dan sosial terhadap sesama.

selain itu, kita harus menyadari tugas kita, dalam menjalani kehidupan sehari-hari memang kita dituntut untuk melakukan yg terbaik. tapi apakah kita bisa menjamin bahwa hasil dari apa-apa yang kita lakukan akan selalu hadir menjadi yang terbaik? pasti tidak..maka dari itu, tugas kita sebenarnya adalah untuk berusaha melakukan yg terbaik, "do the best all the time". berusaha untuk mempersembahkan yang terbaik. namun tetap hasil adalah hak preogratif Allah saja. dan Allah berjanji, akan selalu memberikan yang terbaik bagi hambaNya selama hambaNya juga mengusahakan yang terbaik. dan juga tidak semua yang kita anggap baik itu adalah baik di mata Allah. maka janganlah kita berputus asa jika tak mendapat apa yg kita inginkan, karena apa yang kita dapat pasti selalu mengandung hikmah dan akan membawa banyak kebaikan di depannya.

dalam berusahapun, kita memiliki otoritas untuk memilih. dibebaskan untuk memilih jalan yang mana yang mau ditempuh, yang sulit atau yang mudah?, yang membahagikan atau yang menyulitkan? itu semua bergantung pilihan kita; yang pasti, rezeki kita telah ditentukan pada akhirnya, tak akan direbut orang lain, tak akan hilang secara tiba-tiba. nilainya akan sama, terlepas diperoleh dengan cara menyulitkan ataupun yang membahagiakan.

bagaimana caranya agar selalu merasa bahagia?, yes..being happy is depend on your own heart, kebahagiaan itu hanya bergantung dari hati kita. mau merasa bahagia atau tidak itu semua pilihan yang dipilih hati kita. dan tak selamanya yang membahagiakan itu datang dari jalan yang mudah, tapi sering juga datang lewat jalan yang berliku dan melelahkan. namun seberliku apapun, jika hati bahagia pasti akan selalu ringan dan menyenangkan.ditambah lagi, dengan hati bahagia, seluruh usaha kita akan selalu dijalani ikhlas dan terasa ringan. niat ikhlas dan lurus akan menjadikan segala usaha itu bernilai ibadah,dan ibadah kita akan membuahkan hasil berupa pahala yang akan membawa kita kedalam surgaNya dengan jalan yang terasa yang ringan dan menyenangkan.

"rabbana atinna fiddunya hasanah wa fil akhiroti hassanah wakina azabbannar", begitulah doa yang sering kali kita bacakan setiap hari, jelaslah bahwa hidup ini bertujuan untuk memeroleh kebahagiaan didunia dan di akhirat, karena hidup hanya sekali saja dengan waktu yang tidak begitu panjang. karenanya kita harus bisa memanfaatkannya dengan baik juga menikmatinya secara maksimal. kejarlah segala macam kebahagiaan di dunia, lakukan yang kita suka, hadapi setiap tantangannya dengan bahagia dan hati yang ikhlas dengan senantiasa berada pada jalur yang benar agar ketika saatnya kita kembali, kita telah memiliki bekal yang cukup dan layak untuk menikmati kebahagiaan yang abadi di surgaNya. Dunia Bahagia Akhirat Surga..begitulah..

wallahu'alam bishawab

Sunday, 28 November 2010

Milles Away

inilah teknologi, kemampuannya dapat membawa orang yang terpisah jauh dimensi ruang dan waktunya dalam kehidupan nyata dapat bertukar kisah dan pemikiran sesimpel mereka tengah berhadap-hadapan. hasil pemikiran spektakuler yang dapat mengubah dunia, hasil pemikiran orang-orang cerdas dan mampu dengan tepat memanfaatkan kesempatan yang datang pada mereka, hasil pemikiran orang-orang yang dulunya juga adalah orang muda biasa tak ubahnya seperti kita.

pasca lulus kuliah, aku menjalani kehidupan yang penuh pengalaman berharga, mencoba hal-hal baru dan berbagai kesempatan lainnya tapi kebiasaanku tetap sama yaitu selalu OL selama aku berada didepan komputer yang mungkin bisa memakan waktu 10 hingga 12 jam setiap harinya. buang waktu? tidak juga, karena tak disangka terkadang hasil percakapan di OL itu justru sering membawa banyak hikmah menarik.

sudah kenyataan bahwa pascalulus kawanan kami sudah berserakan kemana-mana, "sapu nyere pegat simpai" kalau dalam istilah bahasa sundanya, kami berpencar kemana-mana meniti jalan masing-masing. ada yang sekadar pindah ruangan di kampus, pindah domisili kerja tapi masih dibandung, ada yang lintas kota, lintas pulau bahkan tak sedikit yang mengejar mimpi jauh ke negeri orang.


sahabat tetaplah sahabat, berapa jauhpun terpisah, candaan dan sapaan tetap sama adanya. memang kami blum lama berpisah, tapi jarak yang begitu jauh membuat waktu serasa berjalan lebih cepat dibanding kenyataannya. pengalaman yang dibagipun tak lagi sama, bercerita mengenai pengalaman-pengalaman mengasyikkan juga tantangan-tantangan yang menyertainya membuat perbincangan kami tak terlewat begitu saja tanpa kesan.

mengeluh soal susahnya kuliah yang ditempuh, hecticnya pekerjaan dan juga rasa rindu kembali berkumpul semua menjadi satu, kami saling bertukar kisah dan juga menguatkan, bertanya kabar dan skali-kali mencoba mengingat-ingat masa-masa lalu. but..terlepas bahan apa yg kami bicarakan, hal menarik adalah kenyataan bahwa kami telah mampu menentukan apa saja yang menjadi tujuan dari diri kami masing-masing. keputusan untuk langsung terjun bekerja, studi ke luar atau berwirausaha adalah sama tidak mudahnya, namun kami yakin menjalani itu semua, meyakini apa-apa yang kami anggap benar akan bermanfaat bagi masa depan masing-masing. tak ada lagi kebiasaan masa kuliah yang liat kanan-kiri mencari kawan jika hendak menjalani sesuatu. aku yakin maka aku jalani, bersama atau sendiri.Dan hal ini terbukti, satu persatu mulai menentukan dan menemukan jalannya masing-masing. tak jarang dimodali kenekatan juga mengesampingkan rasa ragu dan malu. kami berjalan di jalannya masing-masing, bekarya dan meraih mimpi.

sejenak aku sadari, aku merasa bangga mengenal mereka semua, mereka adalah kawan-kawan dekatku. akupun bersyukur karena menyadari bahwa kawanan ini adalah kawanan yang cukup berkualitas, dan memang berkualitas. dan moga dibeberapa tahun akan datang dr kawanan ini dapat memberikan sesuatu yg bermanfaat bagi banyak orang. i'm so proud and feel gratitute to be a part of it, altough we seperated milles away...

Friday, 19 November 2010

Confusion in Post-Graduating..

Graduate is always be the most beautifull moment in someone life. finished everything about study, task, exam and all of the school's business make someone feel very free and happy for a moment, especially when they realize that they already have a rights to add some title on their last name. because that very big happiness, almost everybody celebrate their own graduation day, with all kind ceremony and party. but..after those all celebration, after those all days of happiness and crazy party has ended, what next?


welcome into your real life! actually, the days after graduation  is a hardest time, when someone facing a very new experience. still thinking and seeking about what kind a people they wanna be and gonna be on a few next year? still searching about what kind a job that gonna make them happy and joy? and also everybody start to thinking similar thing, a one thing that known by money..

the magical thing, money, belived have a power to attract happiness, to make all of their dream come true and also make others impress about amount money that their gather. who doesn't want to be a rich? everybody does..but not everybody know and see the money from the right side. money isn't the objective of our work, money can't bring an eternal glory and happiness, and money not always make us satisfy.money just a tool to doing something,which only useful when used and spent for some good reason.

a vision,the most important thing that we must have when we started a new-graduated life.  vision of life. what kind of people we're gonna be in next 10 years? how many "social benefits" that we share with the others? what will people say about us when we've died?. when we already know what is exactly our vision is, we should to take some step and risk to reach that vision with a great spirit and passion, so we still feel happy when we face some challanges and obstacle in our life.

just find your true passion after your graduate time. don't work on a job which you only love the money that you will gather from that job. work ideally, happily and keep our flame of spirit to achieve the goals. countinuing study or jump down to a professional career life are  have same benefit for us, both of them are the right choice, with all of theirown consequences.

just like a long simple journey of travel, our life is a very long time journey which is we also plan where will we going to on every single day of travel time. we decide that we want to go there, there, and there. also want to see that, that, and that. prepared from a long time before the departure. and when in the middle of the journey we find something interest, or feel exhausted and tired just stop for a while,  take a deep breath and sightseeing, drink a cup of water, and eat some snack, but the destination still there, and we must reach there with all of the effort and spirit.

and don't compare yourself with the others because every single of us has his/her own destiny and nothing to be compared with. just enjoy your own life and every step of your journey to reach your own dream. pursuit your happiness (not just money), be yourself and confidence to decide what you really want.
---

Thursday, 11 November 2010

Bukan Sekadar Penerus, namun Juga Penentu..

"Anak adalah penentu bangsa di masa mendatang, oleh karena itu berikan kesempatan kepada mereka agar dapat dilahirkan dengan selamat, tumbuh dengan sehat, dan berkembang secara optimal."
-Dalil no-4 Disertasi Dr.dr.Dwi Prasetyo,Sp.A(K).,M.Kes.-
----
Untuk pertamakalinya, hari ini aku menghadiri sidang terbuka promosi gelar doktor secara langsung. Pamanku sendiri yang akan mempertahankan disertasi penelitiannya yang telah dilakukan beberapa tahun terakhir ini dihadapan tim sidang yang sebagian besar terdiri dari professor-professor dari bidang ilmu yang bersangkutan. dan alhamdulillah, pamanku berhasil mempertahankan disertasinya dan secara resmi diberikan gelar doktor kepadanya dengan status yudisium cumlaude.

namun, dari semua kata yang diutarakan dalam sidang ini aku sangat terkesan dengan kata-kata yang dikatakan oleh pamanku padaku setelah selesai menempuh sidangnya, mengomentari masukan dari salah satu oponen sidangnya tadi, yang menyarankan mengganti redaksi "penentu" menjadi "penerus" pada dalil no-4 disertasinya,
" Setiap anak adalah generasi penerus bangsa, itu pasti, mereka akan lahir, besar dan tumbuh menjadi penerus bangsa di masa depan. tetapi tidak semua dari anak atau generasi muda itu akan menjadi penentu nasib bangsa di masa yang akan datang, bergantung dari kualitasnya. nah, ini yang nantinya jadi penentu bangsa." sambil merangkul diriku.

yup. aku setuju sekali dengan apa yang pamanku katakan. benar memang setiap individu generasi muda adalah penerus bangsa, namun tidak semuanya akan menjadi pengemban tanggungjawab penentu dan pembawa nasib bangsa ini dimasa depan, hanya sebagian dari generasi muda tersebut yang mau, peduli, loyal dan tentunya berkualitas untuk mengemban tanggungjawabnya terhadap nasib bangsa ini dimasa depan dan menggadaikan dirinya untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat bangsa ini.

sekarang adalah saatnya kita untuk menentukan dimana posisi kita berada sebagai generasi muda? mau jadi sekadar penerus atau juga sebagai penentu? 
Insyaallah..


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons